Ringkasan Khotbah tgl 17 June 2007 @ GAPPI Batam Centre

Roma 13:1-7

 

Akhir zaman
mempunyai masa-masa yang sangat berbahaya. Manusia itu adalah egois, hanya
mementingkan diri sendiri. Sehingga di masa sekarang banyak terjadi perpecahan
gereja.

Dalam Roma 13:1-7 pada dasarnya menceritakan kepatuhan pada pemerintahan.
Tetapi di dalam ayat 1 tercantum tiap-tiap orang harus takluk pada pemerintah
diatasnya. Baik itu merupakan kepatuhan dari karyawan ke manager, buruh dengan
majikan, murid dengan guru, anak dengan orang tua, adek dengan kakak, demikian
juga dalam gereja, jemaat dengan diaken, diaken dengan gembala sidang. Hal ini
bukan berarti pendeta atau gembala sidang di gereja mempunyai tempat tertinggi.
Tetapi telah ditentukan dalam alkitab bahwa jemaat harus tunduk pada gembala
sidang.

Mengapa demikian? Kita dapat melihat dari 4 segi antara lain:

  1. Semua otoritas yang dimiliki oleh
         atasan, orang tua, majikan, pemerintah, gembala sidang merupakan pemberian
         dari Allah. Seperti anak harus tunduk dan patuh pada orang tua, itu
         terjadi karena Allah lah yang menempatkan anak berada di bawah orang tua,
         sehingga orang tua di beri otoritas untuk memelihara, menjaga, membesarkan
         anaknya.
  2. Apabila anak melawan orang tua, maka
         itu juga berarti bahwa anak tersebut telah melawan Allah. Karena otoritas
         orang tua itu merupakan pemberian dari Allah sendiri. Di dalam kitab 1
         Petrus 2:13-19, tertera bahwa kita tidak hanya harus taat atau ptuh pada
         pemimpin yang baik dan ramah tetapi juga pada pemimpin yang bengis
         sekalipun. Meski atasan atau orang tua kita mempunyai sifat jelek, kelakuan
         jelek serta memperlakukan kita dengan tidak adil, kita tetap harus patuh
         dan taat kepada mereka. Hal ini disebabkan karena semua hal bengis atau
         kelakuan buruk yang dilakukan oleh atasan kita atau orang tua kita itu,
         nanti akan berurusan dengan Allah secara pribadi. Allah sendiri yang akan
         mengubah mereka nantinya. Yang perlu kita lakukan ialah selalu taat dan
         patuh dan hargai mereka.
  3. Dalam Roma 13:3-4, Allah memberikan
         otoritas kepada atasan, orang tua, majikan, pemerintah, gembala sidang.
         Semua itu adalah hal baik. Seperti orang tua yang selalu memperhatikan,
         mengatur, dan menjaga anak-anaknya demi kebaikan mereka. Tetapi apa yang
         dipikirkan anak-anak tersebut mengenai orang tua nya yang sering mengatur
         mereka? Mereka akan selalu berpikir bahwa orang tua tidak menyayangi
         mereka, karena tidak mengijinkan mereka bermain games. Orang tua selalu
         memikirkan yang terbaik bagi anaknya.
  4. Dalam Bilangan 12:1-16, menceritakan
         bahwa kakak dan abang Musa, Miryam dan Harun sengaja mencari kesalahan
         untuk menuduh adik mereka yang diangkat Allah sendiri sebagai pemimpin
         bangsa Israel karena mereka cemburu pada Musa yang diangkat oleh Allah
         secara langsung. Meski didalam keluarga, Musa harus menghargai dan
         mematuhi apapun yang dikatakan oleh kakak dan abangnya, tetapi apabila di
         kasus pimpinan bangsa israel dalam keluar dari Mesir, Musa-lah yang jadi
         pemimpinnya. Dalam alkitab mengatakan bahwa Musa merupakan seorang yang
         lembut sehingga dia tidak membantah tuduhan dari kakak dan abangnya.
         Tetapi Allah mengetahui hal ini, dan Allah segera membantu Musa, karena
         kakak dan abang nya telah tidak mematuhi orang yang diangkat Allah secara
         langsung. Allah menghukum Miryam sehingga Miryam seketika itu juga
         mendapatkan penyakit kusta yang sangat parah. Harun segera memohon
         pengampunan dari Musa, dan meminta agar Musa meminta Allah untuk
         mengampuni mereka. Allah mendengarkan permohonan Musa dan Miryam perlu diasingkan
         selama 3 hari 3 malam, tidak diperbolehkan masuk kedalam perkemahan
         mereka. Dalam 1 Samuel 15:22, Saul dihukum karena dia melanggar titah raja
         dan menuruti kehendak rakyatnya. Hukuman Saul yaitu dia ditolak sebagai
         Raja Israel karena dia tidak mematuhi apa yang dikatakan oleh Allah.

Dari keempat
point diatas dapat kita ketahui bahwa kita harus selalu menghargai atasan, majikan,
orang tua, guru, gembala sidang, pemerintah meskipun dia bengis, kejam,
memperlakukan ktia tidak adil sekalipun. Karena itu semua merupakan kehendak
Allah. Maka saudara saudari hargailah dan patuhilah pada atasan Anda. Dalam
Ibrani 13:17, kita harus patuhi dan taati dan tunduk pada pemimpin didalam
gereja karena mereka lah yang memberikan makanan kepada kehidupan rohani kita.
Mereka juga yang memelihara jiwa-jiwa kita dan bertanggung jawab pada jiwa-jiwa
kita.

 

By Rev. Pang Kok
Hiong.

 

 

Leave a Reply